Gifted dengan Underachiver apa bisa?

Jika berpikir anak gifted adalah individu dengan segudang prestasi akademis, Anda pasti kecewa. Tipe gifted tidak homogen. banyak diantaranya malah berprestasi rendah di bawah kemampuannya (underachiver).

Anak mungkin sudah pandai berargumen tetapi mendapat nilai rendah dalam tesnya. Misal untuk mendapat nilai 70 atau 80 dalam matematikapun, anak harus berjuang sekuat tenaga. Ini diluar ekspektasi lingkungan maupun anak secara pribadi. jika dibiarkan begitu saja ini akan merusak lingkungan dan pribadi anak gifted.

Guru dan/atau orangtua akan sangat direpotkan oleh anak ini. Bagaimana tidak untuk menggikuti pola berpikir anak yang unik saja sudah menguras energi, tambah lagi anak cenderung tidak berprestasi dengan metode belajar biasa. Pengakayaan materi untuk meningkatkan daya nalarnya atau remedial untuk atasi hambatan belajar akan selalu jadi pertimbangan pembelajaran anak.

  Pengertian Underachiever Gifted

Underachiever Gifted adalah jika ada ketidaksesuaian antara prestasi sekolah anak dengan indeks kemampuannya sebagaimana nyata dari tes intelegensi, prestasi atau kreativitas atau dari data observasi, dimana tingkat prestasi sekolah nyata lebih rendah daripada tingkat kemampuan anak” (Davis and Rimm dikutip Utami Munandar.1999).

Karakteristik Anak Underachiever Gifted

  1. Nilai mayoritas rendah pada nilai prestasi atau ulangan
  2. Mencapai nilai rata-rata atau di bawah rata-rata kelas dalam keterampilan dasar seperti membaca, menulis dan berhitung
  3. Pekerjaan sehari-hari tidak lengkap atau buruk
  4. Memahami dan mengingat konsep hanya jika berminat
  5. Kesenjangan antara tingkat kualitatif pekerjaan lisan dan tulisan
  6. Menunjukkan kepekaan dalam persepsi terhadap diri sendiri, selalu tinggi atau terlalu rendah
  7. Tidak menyukai pekerjaan praktis atau hapalan
  8. Tidak mampu memusatkan perhatian dan berkonsentrasi pada tugas-tugas
  9. Mempunyai sikap tak acuh atau negatif terhadap sekolah
  10. Menolak upaya guru memotivasi atau menanamkan disiplin perilaku di kelas
  11. Mengalami kesulitan dalam hubungan dengan teman sebaya, kurang dapat mempertahankan persahabat.

Dilihat dari karakteristiknya saja, tidak meyakinkan. Bagaimana mungkin orang akan percaya anak ini gifted. Orang-orang awam mungkin akan melabelnya bodoh.

Alberlt Einstein adalah  anak gifted dengan underachiever di sekolah. Ketika sekolah dasar, nilai-nilai Einstein sangatlah buruk hingga ia sempat disebut anak yang bodoh karena tidak “mampu” berprestasi dengan baik. Einstein tidak dapat berprestasi di sekolah karena ia harus mengulang hal-hal yang sudah diketahuinya, yang menurutnya tidak ada manfaatnya, bukan karena ia tidak mampu.

Kalau saja Einstein menerima label buruk yang diberikan lingkungan mungkin tidak ada yang Einstein sebagai jenius. Hanya karunia dari Sang Pencipta yang membimbing anak-anak ini mampu “bersinar” menciptakan karya yang mendunia.

Referensi:

http://jurigbk.blogspot.co.id/2012/04/giftedness-dan-underachiever-gifted.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s